Hidup itu Memilih atau Pilihan ?
Dalam keseluruhan jalan itu manusia berjalan mengisi hari-harinya. Ada yang memilih jalan yang benar. Ada juga memilih jalan yang salah. Semua pilihan ada di tangan kita. Pilihan hiduplah yang akan menentukan baik atau salah. Dengan menentukan pilihan, berarti kita sudah menentukan garis kehidupan kita. Begitupun ketika kita memilih seseorang yang akan menemani dan mewarnai kehidupan kita. Setiap kita memang perlu teman hidup. Dalam pengertian yang sangat luas. Teman dalam arti pasangan hidup, teman dalam arti sahabat, teman dalam arti tetangga, dan teman dilingkungan tempat kita bekerja. setiap langkah kaki yang kita ayunkan adalah keputusan atas sebuah pilihan. Hendak kemana dan hendak apa. Setiap ucapan yang kita lontarkan adalah keputusan atas sebuah pilihan. Kehidupan memang sebuah bentangan jalan yang akan berakhir. Kematian pasti terjadi siapapun kita, seluas apapun milik kita, sebesar apapun jabatan kita, sekuat apapun milik kita. Begitu mahalnya nilai hidup. Karena itu, setiap orang harus memberi pilihan yang tepat untuk mengisi hidup. Pilihan dalam hiduplah yang menentukan siapa kita pilihan hidup juga yang akan menentukan seluruh akibat yang harus kita jalani
Tanpa kita sadari, kadang dalam kehidupan kita hanya memilih yang tidak seharusnya kita pilih. Dan kita mengabaikan dan tidak mendengar kata hati untuk menilai kehidupan kita yang lain yang mungkin akan membawa kita pada kebahagiaan. Tapi sampai di mana pun kita berada, hidup ini akan penuh dengan pengalaman dari pilihan yang telah kita lakukan dan orang lain akan hadir walau sesaat dlm hidup kita..menjadikan kita menjadi orang yang lebih bermakna.
Hidup sentiasa berkaitan dgn pilihan, setiap waktu kita akan dihadapkan pada pilihan… mungkin pilihan yang satu dengan yang lain adalah pilihan yg terbaik buat semua. Benar tidaknya ketika membuat pilihan… akan kita tahu di akhir tapi kita harus sadar tentang akibat atau risiko dari pilihan. Apapun pilihan itu pasti akan ada resiko nya, dan kita siap untuk menanggung semuanya. Inilah hidup … bisa mudah jika kita bisa membuat keputusan yang baik, tapi bisa menyusahkan jika kita salah langkah. Dan menyesal di kemudian hari bukanlah hal yang mudah kita terima…. seandainya waktu bisa di putar ulang. Mungkin tidak pernah ada kata penyesalan.
So, back to Title …. Sebenarnya hidup ini memilih atau pilihan seh ???? Jika memang hidup ini untuk memilih, kenapa kita seringkali di hadapkan pada pilihan – pilihan yang sulit yang sering menyesatkan kita jika kita memilih pilihan yang salah. Namun Jika hidup memang sudah jadi pilihan kenapa juga kita harus memilih ? Harusnya sudah ada jalan yang tak perlu kita pilih lagi, jalan yang sudah di tentukan dan tidak akan pernah menyesatkan kita. L
5 Comments »
Leave a comment
About
Terserah lo mo lihat, baca atau kasih comment, yang penting lo bisa happy.
Meski gak semua yang ada ada hasil dari tulisan gw sendiri, tp gw seneng. sebagian hanya file yg gw save buat file pribadi bukan maksud menjiplak coz I believe I will need it next time tanpa harus browsing lagi di internet. And semoga aja berguna bagi yang membacanya.
-
Recent
-
Links
-
Archives
- October 2008 (2)
- July 2008 (1)
- June 2008 (2)
- May 2008 (4)
- December 2007 (3)
- November 2007 (6)
- October 2007 (1)
- September 2007 (18)
- August 2007 (64)
-
Categories
-
RSS
Entries RSS
Comments RSS


aku rasa kedua nya sekali..
kita harus memilih daripada pilihan-pilihan yang ada dihadapan kita…..
kerna masa depan terletak pada pilihan kita
aku coblos dua-duanya deh..
boleh khan..:)
hidup adalah pilihan coy…….. sejak bayi kita selalu di berikan pilihan…? begitu juga di bangku sekolah…? kita di berikan pilihan…? kelas atau nggak..? kalau jawabannya Mau naik kelas ya kita harus belajar..? terus ketika sudah bekerja dan bekeluarga di beri pilihan lagi mau miskin atau kaya…? jelas kita pilih kaya, gimana mencapai kekayaan kita harus berusaha….!
@ Mez
Yup, bener. Kita memang harus memilih
@ Deny
kebiasaan mo nya semua neh
wah, klo dua-duanya sama aja gak memilih dong
@ budi
Setuju gw sama omongan lo, emang kita harus berusaha sama konsekuensi yang kita pilih. Karena hidup kita tidak akan berubah dengan sendirinya. Tapi dengan usaha dan doa
hidup itu pilihan, jadi sudah harus dijalani. Tapi untuk berikutnya, hidup dijalani dengan cara memilih, karena takdir itu ada di rasio manusia sendiri. Tuhan hanya memberi opsi. Makanya pendamping kita dua, setan dan malaikat…