SURAT DARI SEBERANG
Jalan hidupkku begitu terjal, ujian dan cobaan datang silih berganti seakan tak memberiku sedikitpun celah dan ruang untuk mendapatkan dan merasakannya. Ku ratapi nasibku, kutangisi kegagalanku, aku seakan telah hancur bagaikan serpihan kaca. Tapi kusadari, semua itu salah ku …. Ya allah, semua memang salah ku. salahku tidak bisa membahagiakan dia bahkan terus dan terus menyakiti nya. Seperti hal nya aku, dia juga bukan malaikat yang bisa terus bertahan dengan sikap arogan ku, kasalahanku dan kebiasaan sifat buruk ku lainnya.
Dia sangat baik, selalu dan selalu memaafkan ku tapi terus saja aku mengulanginya. Kini aku sadari, mempertahankan lebih sulit daripada meraihnya. Bukan salahnya kalau dia kini pergi, bukan salah nya kalau dia kini tak lagi bisa memaafkan ku lagi.
Harapan tinggal harapan, kenangan hanyalah tinggal kenangan. kini ku tak tau lagi kemana harus melangkah, ku tak bisa lagi mencium hangat tubuhnya, ku tak bisa lagi merasakan kecupannya. Luka getir yang kurasakan dan kupendam seolah telah memupus segala harapan tuK bersama.
Kini hanya kepasrahan dan do’a yang dapat kupanjatkan, bila masih bisa dipertahankan ku akan berusaha untuk menjaga janji. Namun bila sebaliknya, aku akan berusaha tuk tegar menghadapinya. Karena ku tak yakin kedua do’aku akan bisa kupenuhi, karena aku tetap hanya manusia yang bisa tergoda lagi, khilaf lagi dan memang tidak ada yang bisa menjamin segala janji yang telah ku ucap untuknya.
Sayang, kini ku hanya bisa berikan do’a untukmu, semoga apa yang menjadi cita2mu, harapanmu dan angan2mu akan menjadi kenyataan. Dan mungkin terwujud jika aku tidak bersamamu.
Kamu telah menjadi bagian dari perjalanan hidupku dalam mengaruhi kehidupan ini, tak semudah itu aku dapat melupakan mu dan aku harap kau pun begitu. Meski yang ku berikan bukan lah kenangan yang pantas tuk di kenang, tapi setidaknya itu harapan ku. Sayang, hati-hati bawa diri. Jaga kehormatan mu dan keluargamu. Kini aku merasa telah kehilanganmu, bila memang masih ada salah dan khilaf yang terlupa, aku mohon dengan sangat ” tolong maafkan aku “. Meski ku tahu sangat sulit bagi mu tuk maafin aku, semua kesalahan ku.
KU SEMATKAN KAU DI UJUNG DO’A
KU SUNTING BAYANG MU DI DALAM TAHAJUD
KU ALIRKAN DZIKIR KEMANA SUJUD
KU TASBIHKAN KERINDUAN DALAM PANJAT DO’A BERIBU MALAM
No comments yet.
Leave a comment
About
Terserah lo mo lihat, baca atau kasih comment, yang penting lo bisa happy.
Meski gak semua yang ada ada hasil dari tulisan gw sendiri, tp gw seneng. sebagian hanya file yg gw save buat file pribadi bukan maksud menjiplak coz I believe I will need it next time tanpa harus browsing lagi di internet. And semoga aja berguna bagi yang membacanya.
-
Recent
-
Links
-
Archives
- October 2008 (2)
- July 2008 (1)
- June 2008 (2)
- May 2008 (4)
- December 2007 (3)
- November 2007 (6)
- October 2007 (1)
- September 2007 (18)
- August 2007 (64)
-
Categories
-
RSS
Entries RSS
Comments RSS

