Zandecalla’s Weblog

OnLy U ThaT KnEw …

Hidup itu Memilih atau Pilihan ?

Hidup memang penuh dengan pilihan, kadang kita di hadapkan pada pilihan yang sama2 tidak kita inginkan. kadang juga kita di hadapkan pada pilihan yang kita inginkan. Yach memilih.. kata yang  sederhana.. tapi  tidak sesederhana pengucapannya.. Dalam keseharian pun kita selalu dihadapkan dengan pilihan.. sadar atau tidak kita selalu diuji dengan pilihan.

 

Dalam keseluruhan jalan itu manusia berjalan mengisi hari-harinya. Ada yang memilih jalan yang benar. Ada juga memilih jalan yang salah. Semua pilihan ada di tangan kita. Pilihan hiduplah yang akan menentukan baik atau salah. Dengan menentukan pilihan, berarti kita sudah menentukan garis kehidupan kita. Begitupun ketika kita memilih seseorang yang akan menemani dan mewarnai kehidupan kita. Setiap kita memang perlu teman hidup. Dalam pengertian yang sangat luas. Teman dalam arti pasangan hidup, teman dalam arti sahabat, teman dalam arti tetangga, dan teman dilingkungan tempat kita bekerja. setiap langkah kaki yang kita ayunkan adalah keputusan atas sebuah pilihan. Hendak kemana dan hendak apa. Setiap ucapan yang kita lontarkan adalah keputusan atas sebuah pilihan. Kehidupan memang sebuah bentangan jalan yang akan berakhir. Kematian pasti terjadi siapapun kita, seluas apapun milik kita, sebesar apapun jabatan kita, sekuat apapun milik kita. Begitu mahalnya nilai hidup. Karena itu, setiap orang harus memberi pilihan yang tepat untuk mengisi hidup. Pilihan dalam hiduplah yang menentukan siapa kita pilihan hidup juga yang akan menentukan seluruh akibat yang harus kita jalani Read more »

May 26, 2008 Posted by CayLLa | Cuap-cuap, Renungan | | 5 Comments

SURAT DARI SEBERANG

Jalan hidupkku begitu terjal, ujian dan cobaan datang silih berganti seakan tak memberiku sedikitpun celah dan ruang untuk mendapatkan dan merasakannya. Ku ratapi nasibku, kutangisi kegagalanku, aku seakan telah hancur bagaikan serpihan kaca. Tapi kusadari, semua itu salah ku …. Ya allah, semua memang salah ku. salahku tidak bisa membahagiakan dia bahkan terus dan terus menyakiti nya. Seperti hal nya aku, dia juga bukan malaikat yang bisa terus bertahan dengan sikap arogan ku, kasalahanku dan kebiasaan sifat buruk ku lainnya.

Dia sangat baik, selalu dan selalu memaafkan ku tapi terus saja aku mengulanginya. Kini aku sadari, mempertahankan lebih sulit daripada meraihnya. Bukan salahnya kalau dia kini pergi, bukan salah nya kalau dia kini tak lagi bisa memaafkan ku lagi.

Harapan tinggal harapan, kenangan hanyalah tinggal kenangan. kini ku tak tau lagi kemana harus melangkah, ku tak bisa lagi mencium hangat tubuhnya, ku tak bisa lagi merasakan kecupannya. Luka getir yang kurasakan dan kupendam seolah telah memupus segala harapan tuK bersama. Read more »

May 26, 2008 Posted by CayLLa | Cuap-cuap, Renungan | | No Comments

Air mata cowok : Buaya ataukah cinta ???

Melihat seorang pria dengan tetesan air jatuh dari matanya boleh dibilang pemandangan langka. Mau dibilang apa, pria memang teguh pada semboyan jantan “boys don’t cry”. Tapi jangan salah. Walau ada yang jadi cengeng karena tulus merasakan cinta, ada pula beberapa pria yang mengaku bahwa mayoritas dari mereka sesekali rela mengeluarkan air matanya untuk maksud terpendam. Memang kesan ini membuat pria terlihat jahat, namun tak selamanya mereka melakukan hal ini untuk mempermainkan perasaan Anda. Hanya saja, Anda terkadang sulit menerima kenyataan pahit. Maka bagi pria, tangisan tampak menjadi senjata paling ampuh untuk mengatasinya. Terlebih jika harus menghadapi beberapa situasi pelik ini.

Jika Ketahuan Selingkuh
Tertangkap basah punya hubungan dengan wanita lain? Ini dijamin bikin pria mati kutu. Saat sudah tak punya alasan lagi untuk berkelit dari perselingkuhan, maka tindakan yang paling mujarab adalah dengan memasang wajah innocent dan memulai proses pengalihan peran protagonis playboy menjadi antagonis good boy.
Contoh : Seorang cowok waktu itu ketahuan selingkuh oleh pasangan dan dia mengancam untuk putus. dia langsung tanggap dan menangis. Dia luluh, dan tidak jadi putus.

Jika Bikin Kecewa Pasangan

Banyak dari kaum adam yang melakukan justifikasi kesalahan yang mereka perbuat dengan tangis air mata untuk lari dari kekecewaan pasangan. Paling tidak, itulah yang diungkapkan Contoh : Cowok sering mengecewakan pasangan dari hal kecil hingga besar. Mulai dari menumpahkan kopi pada skripsinya sampai mengingkari janji untuk menghentikan kebiasaan berjudi hingga harus menjual warnet. Tangisan terbukti cukup menunjukkan rasa penyesalan yang besar ini karena dia akhirnya dimaafkan juga oleh kekasihnya.

Jika Lagi Butuh
A lover in need is a lover with deed. Ya, pasangan yang sedang ‘butuh’ adalah pasangan dengan tujuan yang terpendam. Tidak munafik, pria selalu mencari celah untuk selalu ingin mendapatkan apa yang ia butuhkan.
Contoh : Seorang cowok sudah lama menjalin hubungan, namun ia jarang sekali menunjukkan rasa sayangnya. Maka, dia mengkonfrontasi pacarnya dengan melaksanakan aksi air mata agar ia benar-benar tahu rasa kecewa si cowok atas perilakunya itu. Esoknya hubungan mereka semakin lengket. Ternyata dia termakan tangisan si cowok.

November 29, 2007 Posted by CayLLa | Cuap-cuap, Renungan | | 4 Comments

Saat Putus Cinta, cowok lebih merana

Walau wanita menangis tersedu-sedu sedangkan pria hanya diam, bukan berarti kaum adam ini kuat menghadapi putus cinta. Malah menurut sebuah penelitian, pria selalu lebih cengeng ketimbang wanita. Beberapa penelitian membuktikan tingkat depresi, stress, dan kecemasan pria lebih parah ketimbang wanita pasca putus cinta. hal ini kemungkinan disebabkan karena karakteristik sifat pria.

Pria Kerap Menutupi Sakit Hatinya

Hey, masa seorang pria nangis. Mungkin begitulah yang terlintas di benak pria. Pelampiasannya paling pergi bersama beberapa teman pria dan berakhir mabuk-mabukan. Intinya, pria kadang enggan menunjukkan perasaan sedihnya ketika putus dengan sang kekasih. Ia merasa harus selalu tampak tegar. Read more »

September 30, 2007 Posted by CayLLa | Cuap-cuap, Renungan | | 5 Comments

Menikah ??? Kenapa takut …

Kita hidup di zaman yang mengajarkan pergaulan bebas, menonjolkan aurat, dan mempertontonkan perzinaan. Bila mereka berani kepada Allah dengan melakukan tindakan yang tidak hanya merusak diri, melainkan juga menghancurkan institusi rumah tangga, mengapa kita takut untuk mentaati Allah dengan membangun rumah tangga yang kokoh? Bila kita beralasan ada resiko yang harus dipikul setelah menikah, bukankah perzinaan juga punya segudang resiko? Bahkan resikonya lebih besar. Bukankankah melajang ada juga resikonya?
Hidup, bagaimanapun adalah sebuah resiko. Mati pun resiko. Yang tidak ada resikonya adalah bahwa kita tidak dilahirkan ke dunia. Tetapi kalau kita berpikir bagaimana lari dari resiko, itu pemecahan yang mustahil. Allah tidak pernah mengajarkan kita agar mencari pemecahan yang mustahil. Bila ternyata segala sesuatu ada resikonya, maksiat maupun taat, mengapa kita tidak segera melangkah kepada sikap yang resikonya lebih baik? Sudah barang tentu bahwa resiko pernikahan lebih baik daripada resiko pergaulan bebas. Karenanya Allah mengajarkan pernikahan dan menolak perzinaan Read more »

September 17, 2007 Posted by CayLLa | Kajian Islam, Renungan | | 1 Comment

Dia Hanya Perlu Tahu dirinya ada

Waktu terlalu baik pada kita kemarin. Itu yang terlintas dalam benakku saat ini hingga kita berpikir, segalanya adalah rencana terbaik dari alam karena alam lebih tahu dan waktupun begitu memanjakan kita dengan kasih sayang yang sama sekali tak pernah kita rencanakan.

Kamu jadi begitu berharga buatku seperti kamu mengaku membutuhkanku. Kita menitipkan rasa pada alam dan tak berani berharap dia mau membacanya. Mimpi-mimpi ajaib kerap melintas dalam percakapan. Yang selalu kita abaikan kemudian. “Biar saja alam mengaturnya,” begitu kita selalu berharap.

Dan tampaknya, kini kita harus kembali lagi ke titik awal perjumpaan yang memang selalu akan mengantar kita pada suatu akhir yang juga tak pernah  kita rencanakan. Kalau boleh memilih, mungkin aku tak akan beranjak ke mana-mana. Karena sebenarnya aku ingin membenamkan kepalaku lebih dalam di dekapmu. “Aku masih ingin di sini,” kataku suatu kali. Dan kamu bilang “aku juga berharap begitu”. Tapi apa yang bisa kita lakukan ketika waktu memutuskan lain. Meninggalkan kita yang tak lagi bisa ke mana-mana.  Waktu mempermainkanku seperti gasing, membuatku pening. Dan ketika putarannya terhenti, kulihat duniaku limbung dan aku harus bertahan untuk tidak jatuh. Tak ada yang  menyanggaku  karena aku mengambil langkah sendiri. Tak ada yang membelaku, membelamu, membela kita.

Rasa memang memaksaku menjadi anak-anak lagi. Yang selalu senang bermain lari dan sembunyi. Yang selalu bahagia saat menemukanmu. Mmmmmm….menemukanmu… Untuk kemudian membiarkanmu kembali sembunyi. Dan aku mencarimu lagi. Tapi tak apa, aku hanya ingin memelukmu sekejap saja. Bukan keinginanku, karena aku selalu bisa menahan rasaku ……. tapi karena darah yang mengalir di jiwaku menginginkanmu untuk selalu dekat dan memeluk mu sesaat lalu melepasmu pergi bersama awan. Setelah itu hatiku tenang ……

Jangan bertanya apa-apa, jalani saja semua tanpa tanya, simpan saja tanyamu. Karena tak semua tanya punya jawab. Jangan lontarkan tanya, apalagi memberi nama.

Dia hanya perlu tahu bahwa dirinya ada, nyata. Nama akan membuat rasa tiada
Biar saja tanpa nama. Jangan tanya apa atau siapa karena aku hanya ingin memelukmu sekejap saja …..

September 11, 2007 Posted by CayLLa | Cuap-cuap, Renungan | | No Comments

MERDEKA OH MERDEKA

Merdeka ??? Merdeka bukan berarti kita bebas melakukan apapun semaunya. Merdeka adalah bebas dari kekangan dalam bentuk apapun selama tidak nyenggol yang laen. Merdeka yang diikuti oleh tanggungjawab atas kemerdekaan yang dilakukan. Bebas bicara bukan berarti boleh nyinggung perasaan orang. Bebas bertingkah laku bukan lantas bebas mengganggu orang seenaknya. Semua kemerdekaan yang akhirnya kamu pilih sudah semestinya dibarengi dengan tanggung jawab terhadap diri sendiri dan orang lain. Jangan sampe kamu yang merasa merdeka, tapi orang lain yang menderita. Read more »

August 17, 2007 Posted by CayLLa | Cuap-cuap, Renungan | | 5 Comments

Benarkah Menikah itu enak … Pengen tahu? Coba aja…

Perkawinan itu ibarat perahu yang sedang berlayar di laut lepas, jika nahkodanya tangguh di saat ada karang yang terjal atau pun gelombang yang besar, maka perahunya bisa menepi di dermaga dengan tenang. Namun jika di tengah laut tidak bisa bertahan, maka perahu bisa jadi karam.

Dalam masa itu, ada beberapa fase yang perlu kita tahu agar dapat survive dalam kondisi apapun. Pernikahan itu tidak semudah yang kita bayangkan karena awal, pertengahan, ataupun di ujung usia perkawinan alias sudah berpuluh-puluh tahun, ternyata pe­luang terjadinya krisis rumahtangga selalu ada. Kita harus saling mengerti dan memahami perbedaan diantara pasangan tersebut yang sebelumnya kita hanya mengetahui perbedaan itu hanya dari kulit luarnya saja, artinya watak, tabiat dan kebiasaan kita akan dengan jelas sekali di ketahui. Bagaimanapun juga ketidakcocokan, salah paham adalah akibat dari perbedaan itu sendiri, berat dan memang butuh kesabaran untuk memahami dan mengetahui letak perbedaan itu. Read more »

August 16, 2007 Posted by CayLLa | Cuap-cuap, Renungan | | 9 Comments

Hal yang Menyedihkan dalam hidup

Hal yang menyedihkan dalam hidup adalah ketika bertemu seseorang yang sangat berarti dan mendapatkannya
Tapi pada akhirnya bahwa tidak demikian adanya dan harus melepaskannya pergi.
Karena cara untuk mencintai seseorang adalah dengan menyadari bahwa sesuatu itu mungkin akan hilang dan tidak sesuai dengan keinginan hati.
Cinta inilah yang membuat perjalanan tersebut menjadi berharga dengan tidak memaksa. Mungkin Cinta di dalam hatimu tidak diperuntukkan untuk tinggal di sana.

August 14, 2007 Posted by CayLLa | Renungan | | 7 Comments

KENALI KATA DI BALIK UCAPAN CEWEK

Cewek …. kata sebagian cowok adalah makhluk yang paling susah di mengerti. Kadang mereka tidak tahu apa yang diucapkan dan apa yang sebenarnya di inginkan oleh cewek. Mungkin sudah menjadi ciri khas cewek jika dia selalu menggunakan kata lain yang berbeda dengan isi hatinya. Sedikit sekali cewek yang bisa jujur dan terbuka tentang apa yang dia inginkan dari cowoknya. Banyak kata yang diucapkan cewek tapi kadang berarti sebaliknya. Di sini cowok bisa mempelajari maksud dari ucapan yang sering di katakan cewek dan mungkin bisa tahu isi hati cewek sebenarnya.

LIMA MENIT
Jika cewek kamu meminta waktu lima menit untuk menunggu, untuk berbuat sesuatu ataupun lima menit untuk bersamanya, ini sebenarnya setengah jam. Jadi, kamu harus tahu dan siap2 untuk menunggunya atau menemaninya selama setengah jam ke depan. Ini adalah suatu kata kiasan karena cewek akan melakukan banyak hal selama lima menit itu sehingga menjadi setengah jam. Read more »

August 13, 2007 Posted by CayLLa | Renungan | | 1 Comment