Aku CiNta Kau DaN DiA

Posted: August 4, 2007 in Cuap-cuap

Hidup ini memang penuh misteri, kita tidak tahu apa dan bagaimana semuanya akan terjadi in the future. Moreover about heart… Love itu misteri dan tidak tahu kapan akan datang dan pergi. Bahkan yang sering terjadi, the love came together in two heart. The old love not die or lose, only canned be competed. Memang semuanya akan menimbulkan luka dan sakit hati, but we never could to avoid.

Maybe, some people unbelieved if we can falling in love in two love when one period, It’s imposible untuk kita bisa membagi cinta dan perhatian sama rata for all. Memang, this all never same. However, something who lives for long time, it’s will have a live space first in the heart, more and dominant. Likes tree, the first love is tree and the second is branch , but they can grow up depent on us. Bagaimana kita bisa membina dan menarik sehingga ranting bisa menjadi pohon atau pohon akan mati dan menjadi arang. Karena ranting bisa juga besar melebihi pohon.

Based from story several friends, hubungan seperti ini akan memberi energi yang positif dalam beberapa hal. Akan memberi rasa yang berbeda, semangat dan motivasi lain yang berbeda. But, on the other side, all of them risky and konsekuensi. Hidup memang selalu penuh pilihan, pada saat nya nanti kita akan di hadapkan untuk memilih atau di pilih. And relation like this also will end so. Actually they are know …. but, sekali lagi jika hati bicara maka akal pikiran serasa mati rasa.


Comments
  1. Mr. Karma says:

    Bila cinta memanggilmu, turutilah bersamanya

    Kendati jalan yang mesti engkau sangat keras dan terjal
    Ketika sayap-sayapnya merangkulmu, maka berserah dirilah padanya
    Sekalipun pedang-pedang yang bersemayam di balik sayap-sayap itu barangkali akan melukaimu
    Ketika ia bertututr kepadamu, maka percayalah padanya
    Wlalaupun suaranya akan memporandakan mimpi-mimpimu laksana angin utara yang meluluh-lantakkan tetanaman
    Cinta akan memahkotai dan menyalibmu
    Menyuburkan dan mematikanmu
    Membubungkanmu terbang tinggi, mengelus pucuk-pucuk rerantinganmu yang lentik dan menerbangkanmu ke wajah matahari
    Namun cinta juga akan mencekik dan menguru-uruk akar-akarmu sampai tercabut dari perut bumi
    Serupa dengan sekantong gandum, cinta menyatukan dirimu dengan dirinya
    Melolosmu sampai engkau bugil bulat
    Mengulitimu sampai engkau terlepas dari kulit luarmu
    Melumatmu untuk memutihkanmu
    Meremukkanmu sampai engkau menjelma liat
    Lantas,
    Cinta akan membopongmu ke kobar api sucinya
    Sampai engkau berubah menjadi roti yang disuguhkan dalam suatu jamuan agung kepada Tuhan
    Cinta melakukan semua itu hanya untukmu sampai engkau berhasil menguak rahasia hatimu sendiri
    Agar dalam pengertianmu itu engkau sanggup menjadi bagian dari kehidupan
    Jangan sekali-kali engkau ijinkan ketakutan bersemayam di hatimu
    Supaya engkau tidak memperbudak cinta hanya demi meraup kesenangan
    Sebab memang akanjauh lebih mulia bagimu
    Untuk segera menutupi aurat bugilmu dan meninggalkan altar pemujaan cinta
    Memasuki alam yang tak mengenal musim
    Ynag akan membuatmu bebas tersenyum, tawa yang bukan bahak, hingga engkaupun akan menangis, air mata yang bukan tangisan
    Cinta tak akan pernah menganugerahkan apa pun kecuali wujudnya sendiri
    Dan tidak sekali-kali menuntut apapun kecuali wujudnya sendiri itu pula
    Cinta tidak pernah menguasai dan tidak pernah dikuasai
    Lantaran cinta terlahir hanya demi cinta
    Manakala engkau bercinta, jangan pernah tuturkan “Tuhan bersemayam di dalam lubuk hatiku.”
    Namun ucapkanlah “Aku tengah bersemayam di dalam lubuk hati Tuhan.”
    Jangan pula engkau mengira bahwa engkau mampu menciptakan jalanmu sendiri.
    Sebab hanya dengan seijin cintalah jalanmu akan terkuak
    Cinta tidak pernah mengambisikan apapun kecuali pemuasan dirinya sendiri
    Tetapi bila engkau mencintai dan terpaksa mesti menyimpan hasrat, maka jadikanlah hasratmu seperti ini:
    Melumatkan diri dan menjelma anak-anak sungai yang gemericik mengumandangkan tembang ke ranjang malam
    Memahami nyerinya rasa kelembutan
    Berdarah oleh pandanganmu sendiri terhadap cinta
    Menanggung luka dengan hati yang penuh tulus nan bahagia
    Bangkit di kala fajar dengan hati mengepakkan sayap-sayap
    Dan melambaikan rasa syukur untuk limpahan hari yang berbalur cinta
    Merenungkan muara-muara cinta sambil beristirahat di siang hari
    Dan kembali di kala senja dengan puja yang menyesaki rongga hati
    Lantas, engkaupun berangkat ke peraduanmu dengan secarik doa
    Yang disulurkan kepada sang tercinta di dalam hatimu
    Yang diiringi seuntai irama pujian yang meriasi bibirmu.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s