ASI membuat bayi sehat & pintar

Posted: August 21, 2007 in CeLoteH Bayi & AnaK

Kecerdasan seseorang sebenarnya dipengaruhi oleh dua faktor utama, yaitu faktor keturunan (genetik atau bawaan) dan juga faktor lingkungan. Orang tua yang cerdas umumnya anaknya akan cenderung cerdas pula, apalagi adanya lingkungan yang mendukung perkembangan kecerdasannya sejak masih di dalam kandungan, masa bayi, dan balita.

asi3.jpg

Salah satu kebutuhan pokok pengembangan kecerdasan adalah melalui asupan gizi yang diterima si anak sejak masih di dalam kandungan melalui asupan makanan ibunya. Sedangkan setelah bayi lahir, diperlukan ASI yang kaya akan zat gizi untuk menunjang proses tumbuh kembang otak.

Namun, agar ASI mengandung semua zat gizi yang diperlukan anak, ibu harus mengonsumsi makanan bergizi dan seimbang setiap hari selama hamil maupun menyusui. Ibu juga perlu mengonsumsi makanan yang kaya protein, misalnya ikan, daging, telur, tempe, tahu, dan susu skim, serta lebih banyak mengonsumsi sayur-sayuran dan buah-buahan.

3250034046.jpeg

Beberapa zat gizi dalam ASI yang berperan dalam pertumbuhan otak, yaitu:

Asam lemak esensial
ASI merupakan sumber asam lemak esensial, yaitu asam lemak yang harus dipenuhi kebutuhannya dari luar tubuh. Asam lemak esensial di dalam tubuh bayi akan diubah menjadi DHA (asam dokosaheksanoat) dan AA (asam arakhidonat). Lemak di dalam ASI berfungsi sebagai sumber energi. Selain itu, sebagian kecil lemak berfungsi sebagai mikronutrien yang penting bagi pertumbuhan dan perkembangan otak. Lipid sebagai mikronutrien terutama terdapat dalam bentuk fosfolipid.

Pada saat hamil dan masa awal kehidupan telah dihasilkan kurang lebih 6-10 ribu hubungan sinaps antar sel saraf. Materi dasar untuk terbentuknya sinaps ini adalah adanya asam lemak esensial di dalam ASI. Oleh karena itu, perkembangan mental dan kecerdasan anak bergantung pada kecukupan suplai asam lemak esensial pada periode penting tersebut.

Apabila tubuh bayi mendapatkan cukup DHA melalui ASI ibunya, maka proses pembentukan otak serta pematangan sel-sel saraf di dalam otaknya akan berjalan dengan baik.

Protein
Komponen dasar protein adalah asam amino yang berfungsi membentuk struktur otak. Beberapa jenis asam amino tertentu, yaitu taurin, triptofan, dan fenilalanin, merupakan senyawa yang berfungsi sebagai penghantar atau penyampai pesan (neurotransmitter). Protein yang terkandung di dalam ASI sekitar 1.2 gram per 100 ml ASI.

Vitamin B Kompleks
Beberapa jenis vitamin B yang dibutuhkan untuk tumbuh kembang otak adalah vitamin B1, vitamin B6, dan asam folat (vitamin B9). Bila kebutuhannya tidak terpenuhi, maka akan timbul gangguan terhadap pertumbuhan dan fungsi otak serta sistem saraf.

Kolin
Kolin merupakan pembentuk sejenis neurotransmitter, yang disebut dengan asetilkolin. Kolin juga merupakan bagian dari lesitin, yaitu suatu fosfolipid yang banyak terdapat di otak sebagai pembentuk membran sel saraf.

Yodium, zat besi, dan zat seng
Yodium dibutuhkan untuk pembentukan hormon tiroksin, yaitu jenis hormon yang diperlukan dalam pembentukan protein untuk membantu proses tumbuh kembang otak. Sedangkan zat besi dibutuhkan dalam proses pembentukan mielin. Zat besi disimpan di dalam berbagai jaringan otak selama 12 bulan pertama sejak bayi lahir. Seng merupakan bagian dari sekitar 300 jenis enzim yang membantu pembelahan sel. Kekurangan zat seng di dalam otak dapat menyebabkan gangguan fungsi otak yang disebut ADHD (attention deficit hyperactive disorder).

Tapi memberikan ASI pun ternyata membawa manfaat bagi ibu. Manfaat apa saja yang dapat diberikan ASI bagi ibu dan anak? Manfaat ASI bagi anak antara lain:

  • Kandungan gizi yang lengkap dan optimal sesuai kebutuhan perkembangan bayi
  • Memberikan perlindungan terhadap berbagai pernyakit
  • Menurunkan risiko alergi pada bayi dengan riwayat keluarga menderita alergi
  • ASI dapat diminum setiap saat (tidak perlu menunggu)
  • ASI meningkatkan perkembangan otak yang optimal
  • Menyusu langsung dari puting ibu akan membuat perkembangan rahang dan gigi yang baik
  • Kedekatan dengan ibu akan lebih berkembang

Manfaat ASI bagi ibu antara lain:

  • Mengurangi kemungkinan perdarahan pasca persalinan
  • Karena ibu yang memberikan ASI cenderung tidak mendapatkan menstruasi pada bulan-bulan pertama, kemungkinan untuk terjadinya anemia pasca persalinan menjadi lebih kecil
  • Menghemat waktu karena ibu tidak perlu repot membersihkan dan melakukan sterilisasi botol susu dan juga mempersiapkan susu
  • Lebih mudah di saat berpergian karena tidak perlu membawa perlengkapan susu formula, botol, termos air dan berbagai perlengkapan lain yang merepotkan
  • Sangat mengurangi biaya bulanan untuk membeli susu formula
  • Kedekatan anak pada ibu menjadi lebih mendalam
  • Diduga dapat menurunkan kemungkinan terjadinya kanker payudara dan indung telur

ref : info-sehat

Comments
  1. Dinintha Indriyani says:

    aduh sedih banget aku cuma bisa ngasih ASIselama 3 bulan karena ga mau keluar lagi…..sediiiiiiiiiiih banget.

  2. ummi ata says:

    q juga sedih banget&ngerasa bersalah ma bayi q karena cuma bisa kasih asi 2 bln padahal kyknya q udah merasa maksimal banget supaya bisa ngasih asi untuk bayi q.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s