Dengar aku

Posted: May 2, 2011 in My PoEm

Mungkin di sela jeda
Ukiran kisahku tentang rindu ini tercipta
Walau aku tak lagi utuh, berkeping layu dan runtuh
Tapi ku Ingin kembali meraih genggaman jemari yang pernah ada

Kesedihan itu datang ketika bahagia tak lagi berteman dengan hati
Ketika kau telantarkan asaku saat mencoba menjerat diri

Dengar aku dengan hatimu …

Getar Hatiku memang pelan tapi tidak lirih
Degup jantungku perlahan tapi dapat didengar
Ada getaran halus disana sudah cukup bagimu tuk tahu
Di sela mimpiku, hadirmu ungkapkan sejuta senyuman penuh makna
Tapi ku tak berani menyentuh panasnya darah yang mengalir dalam raga

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s